Supported By

CV sinergiTIka - Kediri

KPLI Kediri

Archives

Categories

  • 02Mar

    Kompudini melenggang sampai ke Majapahit ,,,,maksudnya Mojokerto.KompuDini  bersama dengan tim izzy.net yang juga berperan penting dalam komunitas blogger di Mojokerto turut serta dalam “Permata Fair”.acara tersebut meliputi Lomba menulis surat untuk walikotaku,Lomba baca puisi ,menggambar dan mewarnai. yang diadakan oleh Sekolah Islam terpadu Permata. berikut moment yang dapat kami abadikan…

    31

    25

    Bookmark and Share

    Tags:

  • 07Nov

    tutorial ini di ambil dari diskusi di milis KompuDini dan dilakukan pada kompudini yang masih fresh (baru install)

    ==================================================================================

    1. Pastikan pengaturan source list ok.
    2. Konek ke internet.
    3. Install system-config- printer-gnome
    #apt-get install system-config- printer-gnome system-config- printer-common
    4. Install CUPS
    #apt-get install cups cups-client hplip
    5. Pastikan CUPS jalan pada saat booting
    buat file bernama checkfix.sh
    #sh checkfix.sh
    6. Restart komputer
    7. Install aptoncd
    #apt-get install aptoncd /*ini ada di repo kan?*/
    8. Buat file repo cd dari file2 yang sudah di download tadi menggunakan aptoncd semoga bisa

    NB. Semua dijalankan sebagai super user (root) bisa pake sudo.

    ############ ######### #########
    ##Isi dari scrip checkfix.sh# #
    ############ ######### #########
    if [ -x /etc/init.d/ cups ];
    then
    echo “CUPS ok”
    ls -l /etc/init.d/ | grep cups
    else
    chmod 770 /etc/init.d/ cups
    ls -l /etc/init.d/ | grep cups
    sleep 2
    echo “”
    echo “CUPS ok ;-)”
    fi

    Bookmark and Share

    Tags:

  • 07Nov

    Setelah melalui beberapa perbaikan bug (kutu) ahirnya KompuDini 1.1 dengan codename “Melari” dirilis pada  tanggal 2 November 2009.  Perbaikan yang telah dilakukan diantaranya adalah :

    1.  Perbaikan pada usplash yang pada KompuDini 1.1. Beta masih kurang baik kini telah di perbaiki dengan lebih rapi dan sedap di pandang.

    2. separator pada 2 menu khas sudah dibenahi.

    3. penambahan beberapa file dasar untuk rintisan fitur baru (masih research).

    KompuDini 1.1 di buat dan menggunakan Ubuntu 8.04 Jaunty Jackalope. Masih banyak yang perlu di benahi guna menjadikan KompuDini menjadi distro linux yang lebih sempurna dan solid, maka dari itu pengembangan dan inovasi terus kami lakukan dengan maksud dan tujuan agar kami bisa berpartisipasi dalam duni anak-anak.
    masalah printer:

    konon pada saat-saat pembuatan kompudini 1.0 (versi beta) tidak ada cukup ruang untuk memasukan fungsionalitas printer dalam hal ini CUPS. tetapi dapat di benahi dg mudah. Untuk tutorial silakan lihat link berikut.

    Namun untuk selanjutnya akan di usahakan agar paket CUPS untuk printer bisa langsung dalam paket CD.

    Bookmark and Share

    Tags:

  • 06Nov

    Masih ingat pelajaran saat kita sekolah dulu tentang siklus air ? Di lautan dan daratan yang berair saat siang hari air akan menguap ke angkasa karena dipanasi oleh matahari. Selanjutnya uap air tsb akan bersatu membentuk awan yang tebal di angkasa.  Dengan melalui proses, dimana awan tersebut semakin tinggi konsentrasi uap airnya, maka si awan tidak kuasa menahan kumpulan uap air tersebut, selanjutnya berjatuhanlah titik-titik air dalam bentuk hujan. Hujan menyirami bumi untuk memenuhi berbagai keperluan mahluk hidup. Selanjutnya air akan menguap lagi dan seterusnya …. dan seterusnya …. itulah siklus air.

    Kalau saya sendiri, memahami cerita tentang siklus air tersebut harus berpikir dan membaca berulang-ulang, maklum processornya Pentium I he..he..he..

    Permainan Siklus Air .... Belajar sambil Bermain

    Permainan Siklus Air .... Belajar sambil Bermain

    Yang saya dengar saat ini dari membaca beberapa artikel di internet dan guru SD tetangga saya, infonya pendidikan itu harus menyenangkan. Tadi malam saya mencoba game yang ada di KompuDini, saya mendapati ada permainan yang bercerita tentang siklus air tersebut. Saya saja, sudah tidak cocok bermain game anak tentunya, tapi mengingat pelajaran saat sekolah tentang siklus air tersebut, akhirnya saya mencoba terus dan terus. Akhirnya siklus air pada game berjalan dengan baik.  Memang di KompuDini sudah ada petunjuk permainannya, namun saat awal kita mencoba, bingung harus bagaimana, akhirnya saya coba terus menerus, akhirnya …  eureka …. si air berjalan sesuai siklus.

    Nah, kalau adik-adik kecil si fast learner mencobanya, dijamin mereka akan senang mengutak-atik permainan ini, dan otaknya yang kiri maupun yang kanan akan beraktifitas dan bersinergi, meningkatkan kecerdasan dan kreativitasnya.

    Tadi malam ada satu permainan lagi yang saya lihat untuk meningkatkan kemampuan mengingat, dimana pada permainan tersebut menggunakan indra penglihatan dan pendengaran. Tentang permainan mengingat ini selanjutnya saya posting di artikel yang lain.

    Bookmark and Share

    Tags: , , , ,

  • 31Oct

    Berikut foto-foto adik Seviana yang suka dengan KompuDini. Dari foto tersebut, akan bercerita tentang KompuDini. Sebagian screenshot dari KompuDini juga nampak pada foto.

    Ooooo....ini yang namanya KoDin

    Ooooo....ini yang namanya KoDin

    KoDin memang OK

    KoDin memang OK

    KompuDini lucu, berbahasa Indonesia, menyenangkan.

    KompuDini lucu, berbahasa Indonesia, menyenangkan.

    Ini tangan kiri ... jarinya ada lima

    Ini tangan kiri ... jarinya ada lima

    Bookmark and Share
  • 20Oct

    KompuDini dibangun dari berbagai aplikasi opensource dalam bentuk permainan dan belajar. Aplikasi-aplikasi opensource tersebut diramu menjadi satu sehingga jadilah KompuDini. Secara garis besar ada dua kelompok permainan yaitu :

    1. Permainan Ramuan Team KompuDini
    2. Permainan Bawaan

    1. Permainan Ramuan Team KompuDini

    Childsplay

    Childsplay adalah sebuah game layaknya permainan umum seperti biasa yang menggarap tentang teka-teki atau sebuah permainan tebak-tebakan, di permainan ini menuntut anak untuk berpikir cepat dan menyelesaikan sebuah permaian strategi juga.

    TuxTyping

    Tux Typing adalah sebuah permainan yang melatih anak untuk mahir mengetik atau menggunakan keyboard. Levelnya pun ada untuk pemula hingga tingkat mahir. Disediakan juga pilihan kata yang menarik, permainannya juga cukup mudah.

    Gcompris

    mini-poster

    Gcompris merupakan salah satu permainan unggulan dari KompuDini, karena Gcompris mempunyai banyak sekali permainan yang bersifat mendidik, mulai dari matematika, genetika alam, IPA, bahan percobaan, siklus alam, elektronika dll. Yang bersifat mendidik.

    PySyCahe

    PySyCache adalah sebuah permainan dengan gambar yang simple. Permainan ini melatih anak untuk pandai menggunakan mouse dan berpikir kreatif untuk menyelesaikan semua tujuan permainan.

    Tux Paint

    Pada dasarnya Tux Paint bukanlah permainan, tapi semacam program untuk menggambar. Akan tetapi program ini membuat atau melatih anak untuk belajar sambil bermain. Dilengkapi dengan peralatan menggambar yang lengkap untuk menumbuhkan kreatifitas.

    TuxMath

    Tuxmath adalah sebuah permainan matematika, game ini sangat bermanfaat bagi anak-anak untuk mngenal angka. Mulai dari penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian bahkan untuk level yang lebih berat sampai minus dan penggabungan semua opsi.

    2. Permainan Bawaan

    Kadang permainan yang bersifat mendidik dapat membuat bosan anak-anak oleh karena itu diperlukan juga permainan yang bersifat menghibur atau sekedar untuk refreshing saja. Jadi selain beberapa permainan utama dari KompuDini tersebut, disediakan juga banyak permainan untuk menghibur di sela-sela ke bosanan anak,dan ini yang membuat, mengapa KompuDini di rekomendasikan untuk anak-anak.

    Permainan dalam bagian ini adalah :

    1. Catur (Chess)
    2. Empat Sebaris
    3. FloboPuyo
    4. Frozen Bubble
    5. Gim Tetravex
    6. Glines
    7. Gnometris
    8. Gtali
    9. Lagno
    10. Klotski Game
    11. Lima atau lebih
    12. Mahjong
    13. Robots
    14. Same Gnome
    15. Solitaire Freecell
    16. dan lain-lain …

    Sumber : artikel ini disadur dari file Daftar Game yang disusun oleh mas Jati (Siswa SMKN 2 Kediri)

    Bookmark and Share

    Tags:

  • 19Oct

    Asyiknya masuk di dunia anak-anak, penuh dengan keceriaan, kepolosan/kejujuran, keingintahuan yang tinggi, dan lain-lain. Oleh karena itulah filosofi pengembangan KompuDini adalah sistem operasi yang sederhana, fokus untuk dibuat bermain dan belajar.  Dan yang paling penting adalah dunia belajar yang menyenangkan.  Kalau saya sich, meskipun di saat kecil belum pernah pegang komputer, minimal belajar menyenangkan sudah dirasakan. Koq bisa ? iya lah …. masa kecil saya adalah di desa yang subur banget dan natural. Dimana untuk bermain ‘prusutan’ adalah dengan menggunakan pelepah pohon pinang he..he..he..

    Kedepan KompuDini akan dibasiskan pada BlankOn minimalis, salah satu tujuannya adalah agar semakin tinggi fleksibilitasnya di semua spesifikasi komputer baik lama maupun baru.

    Dari masukan beberapa pengguna, KompuDini cukup memancing keingintahuan anak-anak untuk mencoba. Ada yang dicobakan pada putra/putrinya. Ada yang dicoba oleh keponakannya. Responnya cukup positif, apalagi setelah melihat pinguin melenggak-lenggok memakan ikan hi..hi..hi..

    Pada KompuDini, yang tampil dominan adalah pada simbol/ikon dengan gambar yang lucu dan analog dengan content-nya. Nah dari info salah satu guru di SD Sukorame Kediri, beliau memang menyampaikan bahwa anak  sangat cepat memahami simbol/ikon seperti tersebut.

    Pingin tahu seperti apa, silahkan coba KompuDini …. buatan arek Indonesia Asli Nda….. Merdeka…..Jayalah Negeriku.

    Bookmark and Share

    Tags:

  • 19Oct

    KompuDini ? apaan tuch. KompuDini berarti Komputer untuk Anak Usia Dini. Untuk maskot dari KompuDini, diberi nama KoDin. KoDin adalah merupakan sistem operasi komputer berbasiskan Linux Ubuntu 9.04. Selanjutnya Ubuntu dimodifikasi menjadi KoDin. Pengembangnya adalah teman-teman dari KPLI Kediri, yang tergabung dalam team KompuDini Project (KD-Project).

    Bagaimanapun juga KoDin saat ini merupakan bayi yang butuh sentuhan-sentuhan evaluasi agar menjadi sistem operasi yang beranjak matang melalui proses alami. Disamping itu, KoDin juga butuh banyak bantuan dan masukan dari para pengguna.

    Si KoDin dilahirkan tanggal 19 Oktober 2009, sangat belia untuk ukuran sistem operasi komputer. Namun, setelah melihat dari tampilannya, dijamin ada konsep sistem operasi baru di sini yang khusus untuk anak usia dini atau taman kanak-kanak. Jika dilihat, pada diri KoDin tidak nampak lagi sistem operasinya menggunakan apa.  Yang nampak adalah komputer yang bisa diutak-atik sesuka hati adik-adik kecil kita yang merupakan fast learner.  Istilah fast learner memang sangat cocok dipadukan dengan KoDin. Karena adik-adik yang lucu akan mencoba apa aja yang ada pada diri KoDini, nah dari sini terbukti KoDin memancing kreatifitas adik-adik kecil kita.

    Bookmark and Share

    Tags:

  • 19Oct

    Saat ini rilis kompudini 1.0 sudah memasuki tahap pre final, di mana hampir seluruh progam sudah di paketkan ke dalam sistem KompuDini dan tinggal melakukan debuging untuk mencari bug atau kelemahan sistem.  Pada dasarnya KompuDini 1.0 di kembangkan atau berbasiskan Ubuntu 9.04 karena sebagaimana kita ketahui Ubuntu adalah sistem operasi Linux terpopuler dan termudah saat ini. Kami menggunakan ubuntu agar adik-adik yang akan menggunakan KompuDini bisa cepat menguasai dan mempelajari sistem operasi Linux dan KompuDini.

    Di harapkan jika kompudini sudah di pasarkan maka penetrasi Linux kepada masyarakat akan semakin luas  dan menjangkau dunia pendidikan sejak dini. Kami seluruh komponen yang terlibat dalam pengembangan proyek KompuDini memohon dukungan dan doa restu kepada Linuxer agar distro baru ini bisa sukses dan di gemari anak – anak usia dini.

    Bookmark and Share

    Tags:

  • 17Oct

    Apa itu otak ?

    Otak sering kita sebut sebagai tempat berfikir, namun sebenarnya otak tidak hanya di gunakan untuk befikir saja. Organ lembut tersebut memiliki banyak sekali sel-sel yang mempengaruhi kecerdasan seseorang. Hal yang menjadi paradigma adalah jika anak pandai berhitung atau matematika maka ia identik dengan anak cerdas. Padahal hal itu adalah salah, mengapa demikian, karena ada banyak sekali macam kecerdasan yang ada di dalam diri manusia.

    Dalam ilmu psikologi ada beberapa macam kecerdasa, diantaranya :

    • Kecerdasan otak (intelegent)
    • Kecerdasan emosi (emotional)
    • Kecerdasan Sosial (social), dan
    • Kecerdasan Agama (religi)

    Jika kita telaah maka anak yang pandai dalam ilmu matematika maka ia di tergolong pada kecerdasan otak (intelegent), tapi anak tersebut belum tentu memiliki 4 macam kecerdasan tersebut. Sehingga jika kita menilai anak yang cerdas hanya melihat sisi akademis saja maka hal itu tidak dapat di benaran.

    Namun setiap manusia itu unik, dan selalu memiliki ciri kas dan kemampuan yang tidak sama dengan orang lain, sehingga mari kita dorong anak kita untuk mengenal 4 macam kecerdasan tersbut agar anak bisa menjadi orang yang cerdas secara maksimal.

    Bookmark and Share

    Tags:

   

Recent Comments